Memberikan kepercayaan pada orang yang mencintai kita lebih baik, daripada memberikan kepercayaan pada orang yang kita cintai ('' ) (ʃƪ´`)

Video Clip Rumor - Butiran Debu


Download video clip Rumor Butiran Debu
0

Keindahan

Posted by disap on 02.13

Cita Rasa Bromo Pananjakan

Sahabat Bravo! pasti tahu dengan lagu berjudul ”Naik-naik ke Puncak Gunung”, kan? Lagu ini benar-benar mengisahkan perjalanan menyusuri wilayah Gunung Bromo dan sekitarnya. Yuk, kita ikuti perjalanan kali ini!
LEGENDA BROMO
            Gunung Bromo dipercaya sebagai gunung yang suci. Menurut legenda, pada abad ke-15, Putri Roro Anteng dari Kerajaan Majapahit hidup mengasingkan diri bersama suaminya, Joko Seger di lereng Gunung Bromo. Mereka hidup sejahtera namun tidak dikaruniai keturunan. Dalam keputusasaan, mereka mendaki Gunung Bromo untuk berdoa memohon diberikan keturunan. Doa mereka terpenuhi. Mereka dikarunia 25 anak.
Tapi, ternyata, para Dewa memberikan satu syarat ketika menjawab doa Roro Anteng dan Joko Seger, yaitu mereka harus mengorbankan putra bungsu ke kawah Gunung Bromo. Roro Anteng tidak bersedia mengorbankan Kesuma, si putra bungsu, sehingga para Dewa marah dan mengeluarkan api serta lahar panas.
Roro Anteng akhirnya bersedia mengorbankan Kesuma. Suara teriakan Kesuma yang dikorbankan ke kawah Bromo menjadi peringatan bagi warga sekitar untuk melakukan upacara ritual di Gunung Bromo. Karena itulah, masyarakat Tengger secara rutin  mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo di pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara dan dilanjutkan hingga ke puncak Gunung Bromo. Upacara diadakan tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo atau ke-10 menurut penanggalan Jawa.
KEAJAIBAN BROMO-PANANJAKAN
Gunung yang terletak di Bromo-Tengger-Semeru National Park, Jawa Timur ini merupakan gunung api aktif dengan ketinggian 2.392 m. Gunung Bromo memiliki kawah dengan garis tengah 800 m dari sisi utara hingga selatan dan 600 m dari sisi timur hingga barat. Bentuk tubuh Gunung Bromo sisi utara bertautan dengan kaldera atau lautan pasir seluas 10 km2. Untuk mencapai puncaknya, kita akan melalui lautan pasir serta jalan berbatu.
Pemandangan dari puncak Gunung Bromo mengalahkan rasa lelah akibat menaiki 250 anak tangga. Di sini, kita bisa menikmati alam pegunungan yang sejuk, yang bahkan bisa mencapai 0o Celcius di musim panas. Padang pasir, rerumputan, gelembung sulfur yang keluar dari kawah Gunung Bromo, penampakan Gunung Batok yang dipenuhi pohon cemara, deretan pegunungan yang dihiasi arak-arakan awan berwarna biru, putih, dan hitam saat mentari terbenam menambah decak kagum. Pura yang terletak di bawah kaki bagian utara Gunung Bromo tampak seperti perahu kecil yang sedang berlayar di lautan pasir.  
Suguhan pemandangan dari Gunung Pananjakan, yang terletak di sebelah utara padang pasir juga tidak kalah menakjubkan. Deretan puncak Gunung Bromo, Batok, dan Semeru terlihat sangat cantik dari puncak Gunung Pananjakan. Penampakan matahari terbit menjadi saat yang paling dinanti. Awan terlihat seperti lautan yang mengelilingi  deretan pegunungan. Warna langit yang berubah dari hitam menjadi kuning lalu bercampur biru dan putih, mengiringi kemunculan sinar matahari. Saat matahari bersinar, kita bisa melihat keindahan alam pegunungan dengan deretan pohon cemara serta tanaman bawang di belakang pemukiman penduduk desa Ngadisari.
Tips Perjalanan
Untuk mencapai tempat ini, perjalanan bisa dimulai dari Surabaya atau Malang. Dari situ, kita membutuhkan tiga sampai empat jam perjalanan untuk bisa sampai di kawasan Gunung Bromo. Kuda menjadi pilihan kendaraan yang menyenangkan untuk menuju ke Gunung Bromo. Sedangkan untuk menuju ke Gunung Pananjakan, kita mesti mengendarai mobil jeep. Tapi, tenang saja, di sana, tersedia pilihan paket wisata yang akan memudahkan kita tiba di puncak gunung.
Oh ya, perjalanan menuju puncak Bromo-Pananjakan sangat terjal dan curam. Karena itu, kita tidak diperkenankan mengendarai mobil pribadi. Apa lagi, kita belum menguasai medan perjalanan. Untuk menyewa kuda, kita hanya perlu membayar Rp50.000,00. Tidak perlu takut bagi yang tidak dapat berkuda, karena pemilik kuda akan menemani selama perjalanan. Sedangkan layanan mobil jeep dan supir yang berpengalaman bisa kita dapatkan dengan harga Rp275.000,00. Perjalanan itu pun dipastikan aman dan menyenangkan. (Susanti)

|

0 Comments

Posting Komentar

Blogger templates

Blogger News


Copyright © 2009 ♥☆ Disyaff (✿◠‿◠) ☆♥ All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.